Rian

Rian – Arizona State University

Mengapa memilih untuk belajar ke US?

Saya rasa karena kesempatan yang saya dapat pada saat itu adalah untuk belajar ke US. Saat itu ada informasi beasiswa dari salah satu organisasi di Indonesia yang bernama IIEF. Organisasi ini mengadakan program yang bernama Indonesian English Language Study Program (IELSP). Program tersebut dibiayai oleh kedutaan besar US. Saya mencoba mengikuti program tersebut dan ternyata berhasil lolos hingga mendapat kesempatan untuk dapat belajar di negeri orang lain.

Apa yang paling kamu suka dari sekolah tempat kamu belajar?

Salah satu hal yang paling saya sukai dari sekolah tempat saya belajar (Arizona State University) adalah para pengajarnya. Mereka sangat ramah dan bersahabat. Para pengajar di sana juga disiplin. Mereka selalu datang sebelum waktu pembelajaran dimulai. Cara mengajar yang sangat baik membuat saya mudah memahami pelajaran. Mereka juga sangat menghargai tugas yang saya kerjakan dengan cara memberika komentar dan nilai seperti seharusnya.

Apa yang paling kamu suka dari Tempe, Arizona?

Saya sangat menyukai sistem transportasi di sana. Sistem transportasinya sangat terorganisasi dengan sangat baik dan sangat nyaman. Saya dapat berkeliling kota dengan mudah menggunakan bus atau light rail tanpa harus takut untuk tersesat. Mereka membagikan secara gratis peta kota dan jalur transportasi yang ada serta jadwalnya. Jadwal transportasi tersebut cukup akurat sehingga kita bisa memprediksi kapan kita harus menunggu di tempat pemberhentian kendaraan umum. Selain itu, mereka menyediakan fasilitas yang memadai untuk orang-orang disabilitas.

Apakah kamu merasakan “culture shock” ketika kamu tiba di sana?

Saya tidak mengalami ”culture shock” yang terlalu berlebihan. Hanya saja saya merasakan beberapa dalam hal agama, bahasa, dan makanan. Saya tinggal bersama host family yang memiliki agama yang berbeda dengan saya. Mereka memiliki beberapa kebiasaan terkait agama mereka begitu juga dengan saya. Akan tetapi kami saling menghormati satu sama lain. Berbicara menggunakan bahasa lain yang bukan bahasa utama saya membuat saya sedikit canggung karena saya jarang menggunakan bahasa Inggris sebelumnya.

Sebagai orang Indonesia, tentunya nasi menjadi makanan utama. Akan tetapi saya tidak bisa makan nasi setiap waktu karena tidak mudah untuk menemukan nasi. Di rumah host family saya pun lebih banyak makan menggunakan kentang, ubi, dan jagung sebagai sumber karbohidrat. Selain itu sebagai seorang muslim, menemukan makanan Halal di tempat yang bukan mayoritas muslim tidaklah mudah dan harganya sedikit lebih mahal dibandingkan makanan biasa.

Apa yang paling kamu rindukan dari US?

Saya sangat merindukan fasilitas umum yang ada di sana. Sistem transportasi, informasi, dan fasilitas umum lainnya yang teratur dan nyaman membuat saya merindukan US. Saya berharap Indonesia bisa mencontoh fasilitas umum tersebut. Selain itu, saya merindukan host family, teman-teman kuliah, serta para pengajar di sana. Saya sangat berharap bisa bertemu dengan mereka lagi suatu saat nanti.

Apakah kamu memiliki saran untuk menghemat uang selama belajar di luar negeri?

Kita dapat bertanya pada masyarakat local atau mahasiswa asing yang sudah tinggal di sana beberapa waktu mengenai tempat-tempat belanja dengan harga yang masuk akal. Jika kamu seorang muslim, kamu dapat mengunjungi masjid-masjid yang ada dan bertanya pada muslim yang ada di sana tentang tempat yang menjual makanan Halal di daerah tersebut. Kamu dapat membandingkan beberapa took untuk mendapatkan harga yang terbaik.

Manfaat apa yang kamu dapat dari belajar di luar negeri?

Saya dapat belajar kebudayaan Negara lain. Selain mempelajari kebudayaan tempat kita belajar, saya juga dapat mempelajari kebudayaan negara lain dari mahasiswa asing lainnya yang bejar di sana. Saya dapat membuat relasi internasional dan mengetahui berbagai macam karakter orang dari berbagai negara. Selain itu, belajar di luar negeri mampu membuka wawasan dan pemikiran saya menjadi lebih luas.

Apa saran yang bisa kamu berikan untuk pelajar Indonesia yang akan belajar ke luar negeri untuk pertama kalinya?

Persiapkan semuanya dengan matang sebelum berangkat. Kita harus mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai tempat yang akan kita tuju, terutama mengenai cuaca sehingga kita bisa memperhitungkan pakaian dan perlengkapan apa saja yang perlu kita bawa. Kita juga dapat mencari dan menghubungi pelajar atau warga Indonesia yang sedang berada di sana untuk mendapatkan informasi. Ada perhimpunan pelajar Indonesia (PPI) di beberapa negara di Indonesia yang bisa membantuk kita.